
Noor Din Mohammad Top dikabarkan telah tertangkap dan ditahan, Jum'at (7/8). Pentolan Jama'ah Islamiyah ini diduga terkait pemboman dua hotel mewah di Jakarta, Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton dan serangkaian bom lainnya di Indonesia.
Densus 88 melakukan pengerebekan di rumah di area ersawahan yang di duga Noordin M top di kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung Penangkapan terjadi pada pukul 17.00, Jumat 7 Agustus, dengan baku tembak. Laporan laporan, penggrebakan dilakukan dengan mengepung rumah kontrakan yang berada di area persawahan.
Kantor berita Al Jazeera mengungkapkan, "Secara resmi polisi masih menolak bahwa mereka telah menangkap Noor Din M Top di Jawa Tengah, namun sumber yang sangat dipercaya di lapangan telah memberitahukan kami menangkap seorang laki-laki yang sangat mungkin adalah Noor Din M Top," ujar Step Vaessen, koresponden Al Jazeera.
Noordin adalah tersangka kasus pemboman di Indonesia beberpa tahun ini menjadi incaran no satu di Indonesia dan polisi internasional, karena Noordin selain tersangka pemboman noordin mempunyai kelompok al Kaidah yang mengiginkan Negara Islam di Asia tenggara, dan bertanggung jawab atas aksi pemboman Bom Bali dua
Noor Din juga menjadi otak di belakang serangan di Marriott Jakarta pada tahun 2003 dan kedutaan Australia pada tahun 2004, dan juga di sejumlah restoran di Bali pada tahun 2005 di mana lebih dari 20 orang meninggal.
Mbah Surip pelantun lagu 'Tak Gendong' meninggal sekitar pukul 10.30 WIB. Yang sebelumnya dilarikan telah dilarikan ke rumah sakit . Sebelumnya, pada hari Minggu (2/8), Mbah Surip yang telah berusia 60 tahun sempat pingsan akibat kelelahan setelah pentas di Yogyakarta. Lagu Tak Gendong dengan cepat membuat Mbah Surip terkenal hingga yang mengubah kehidupan Mbah Surip dari musisi jalanan menjadi miliarder. Keberuntungan Mbah Surip bukan hanya dari penjualan nada sambung, ia juga dikontrak sebuah rumah produksi untuk membintangi sinetron dengan honor Rp 5-25 juta per episode.
Mulut Mbah Surip telah berbusa saat dilarikan ke RS Pusdikkes, Jakarta Timur. Namun apa penyebabnya, belum diketahui. "Tadi pas dibawa ke sini mulutnya sudah berbusa," kata Mega, petugas pendaftaran RS Pusdikkes. Namun apa penyebab Mbah Surip meninggal belum diketahui pasti. "Belum tahu," Kabar yang beredar dari SMS ke SMS menyebutkan Mbah Surip kena serangan jantung.
Noordin Mohamad Top diduga bukan pimpinan tertinggi dalam kelompoknya. Buronan paling dicari di Tanah Air ini hanya wakalah yakni yang bertugas merekrut fi`ah atau sel yang bertugas sebagai eksekutor. Demikian diungkapkan oleh pengamat terorisme, Al Chaidar di Jakarta, Ahad (2/8).
Al Chaidar menyebutkan nama-nama seperti Ibrahim yang bekerja sebagai penata bunga di Hotel Ritz Carlton dan Nur Hasbi yang menyewa kamar 1808 Hotel JW Marriott, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, dipercaya sebagai sel dari Noordin. Keberadaan keduanya masih belum jelas. Al Chaidar menambahkan cara kelompok kerja Noordin sangat rapi hingga sulit diendus.
Perburuan Noordin terus dilakukan polisi di berbagai daerah. Di Jawa Tengah, polisi memfokuskan pencarian di Kecamatan Boja, Kendal. Ini setelah menemukan vespa tua yang diduga milik teroris asal Malaysia. Vespa dengan nomor polisi AA 4069 CA dititipkan ke seorang warga pada 15 Juli lalu. Namun hingga saat ini belum diambil.
Rupanya, gempa bumi tak hanya mengguncang Papua Barat sepanjang Ahad (2/8) ini. Seperti ditulis sebelumnya, gempa berkekuatan 6,4 Skala Richter (SR) menerjang Manokwari, Papua Barat, pada Ahad sekitar pukul 15.54 WIB atau pukul 17.54 waktu setempat.
Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, pusat gempa berada di kedalaman 12 kilometer. Pusat gempa itu berjarak 127 kilometer dari Manokwari dan 189 kilometer dari Sorong. Secara rinci, pusat gempa itu berada pada titik 0,52 Lintang Selatan dan 132,97 Bujur Timur. Gempa yang bisa dirasakan di Sorong dengan kekuatan 4 MMI itu tidak berpotensi tsunami.
Sebelumnya juga terjadi gempa di beberapa kawasan timur Indonesia. BMKG mencatat, telah terjadi gempa berkekuatan 5,5 SR di laut sekitar Saumlaki, Maluku pada Ahad (2/8) sekitar pukul 08.07 WIB atau pukul 10.07 waktu setempat. Pusat gempa berada di dasar laut dengan kedalaman 10 kilometer dan berjarak 161 kilometer dari Saumlaki, Maluku dan 248 kilometer dari Tual, Maluku.
Gempa juga terjadi di perairan sekitar Kupang, Nusa Tenggara Timur, sebagaimana dilansir ANTARA, Ahad (2/8). Gempa tersebut terjadi pada pukul 05.00 WIB atau sekitar pukul 08.00 waktu setempat. Pusat gempa berada di dasar laut berjarak 93 kilometer dari Kupang dan 181 kilometer dari Ende, Nusa Tenggara Timur. Pusat gempa itu berada pada kedalaman 114 kilometer.
Seorang pria berpakaian-hitam membunuh dua orang dan melukai beberapa lainnya dalam serangan di sebuah klab gay di Tel Aviv, Sabtu (1/8) waktu setempat. Demikian diberitakan televisi Israel, Channel Two.
Jurubicara polisi memastikan, peristiwa itu sebagai "suatu aksi kriminal, bukan berlatar politik". Kota terbesar Israel itu pada masa lalu kerap menjadi sasaran serangan orang-orang bersenjama dan bom bunuh diri.
Tel Aviv telah menjadi lokasi berkembangnya kaum penyuka sesama jenis. Tapi homoseksualitas tak disambut baik di daerah-daerah konservatif di negara Yahudi itu. Parade kaum gay tahunan di Jerusalem sering mendapat protes keras dari orang-orang Yahudi ultra-ortodoks.
Tubuh manusia diciptakan oleh Tuhan dengan segala kelebihan. Sebuah penelitian terbaru di Brisbane, Australia, pada akhir Juli 2009 menunjukkan ada lima fakta tentang tubuh manusia. Fakta-fakta ini mungkin belum banyak diketahui oleh masyarakat luas. Disini anda bisa mengetahuinya, kelima fakta tersebut adalah:
1. Tubuh Manusia Bisa Menghasilkan Aspirin
Memakan buah dan sayuran dapat membuat tubuh manusia menghasilkan aspirin. Fakta ini ditemukan melalui sebuah jurnal tentang makanan dan sayuran. Dalam buah-buahan terdapat asam benzoic, zat alami yang dapat memproduksi asam salicylic yang berfungsi sebagai imunitas dan penghilang rasa sakit.
2. Tidur Siang Saat Bekerja Baik untuk Tubuh
Tidur siang selama 20 menit bisa melipatgandakan kerja otak, meningkatkan mood, dan kreativitas. William Anthony, seorang pengarang buku, The Art of Napping at Work, mengatakan tidur siang dapat membantu kerja hati dan menyegarkan pikiran saat letih bekerja.
3. Ejakulasi Bisa Bikin Pria Bersin
Beberapa kejadian seperti sakit kepala atau bersin adalah hasil dari ejakulasi. Pun demikian aktivitas yang meningkat dengan rasa gugup dapat memacu timbulnya sakit kepala. Bersin juga dipengaruhi oleh kerja otak yang tidak stabil. Seluruh kegiatan di luar ruangan juga berpotensi membuat manusia terkena virus.
4. Setiap Orang Mempunyai Cetakan Lidah yang Unik
Seperti jari tangan, lidah adalah organ yang unik. Lidah dapat berubah ketika mulut digerakkan. Namun, setiap manusia mempunyai cetakan lidah yang unik. Lidah juga menandakan suatu kepuasan dan selera.
5. Tubuh Lebih Tinggi pada Pagi Hari Ketimbang Malam
Ukuran tubuh manusia bisa berubah walau tidak stabil. Jika Anda berolahraga, seperti bermain basket di pagi hari, maka tinggi badan bisa bertambah walaupun dalam sekejap. Dan pada malam hari, tinggi badan Anda tetap dalam keadaan normal.
Percaya tidak percaya? Bisa Anda buktikan sendiri.
Wafatnya sang jawara matematika di Indonesia, David Hartanto Widjaja masih meninggalkan banyak misteri sampai saat ini. Misteri masih menyelimuti kematian mahasiswa Indonesia David Hartanto Widjaja di Nanyang Technological University (NTU) Singapura pada 2 Maret silam. Mendiang anak bangsa yang tewas di negeri orang itu tidak kunjung mendapatkan kedamaian. Berbagai spekulasi beredar di seputar kematian mahasiswa pintar ini. David bunuh diri, dibunuh, atau terjatuh tanpa sengaja?
Sejumlah media massa di Negeri Singa menggambarkan David Widjaja sebagai mahasiswa yang nekat menusuk dosennya lantas bunuh diri. Media massa di Singapura juga memberitakan spekulasi bahwa David memutuskan bunuh diri gara-gara beasiswanya diputus. Tentu saja, kabar-kabar tersebut ditolak keras oleh pihak keluarga.
Pihak keluarga menolak kalau David meninggal karena bunuh diri. Bukan tanpa alasan keluarga mengatakan hal itu. Kejanggalan yang ditemukan keluarga antara lain muka David yang tak hancur padahal dia terjatuh dari lantai empat. Hartanto Widjaja, ayah David juga melihat ada bekas tempelan plester di leher sang anak. Kalau tak dianiaya, tidak mungkin anaknya mendapat goresan luka di leher.
Kejanggalan demi kejanggalan mengalir keluar dari bibir teman dan juga saksi dalam sidang kasus ini di pengadilan Singapura. Demikian pula dengan pernyataan pihak NTU Singapura yang berubah-ubah. Hingga kini pihak keluarga masih merasa mendapat perlakuan tak adil. Terutama dari pihak NTU dan pengadilan yang tidak memberikan kesempatan untuk mengajukan saksi sebanyak-banyaknya.
Untuk membuka selubung misteri kematian David, pihak keluarga mendatangi Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura. Tapi keluarga merasa tidak puas dengan apa yang telah dilakukan oleh Kedubes RI. Hartanto Widjaja menilai upaya yang dilakukan oleh Kedubes belum maksimal karena belum membuahkan hasil apa-apa. KBRI dinilai hanya memantau perkembangan kasus tersebut tanpa ada action alias tindakan konkrit.
Markas Besar Polri juga disambangi Hartanto Widjaja. Hartanto meminta kepolisian membantu mengusut tuntas kematian anaknya. Langkah Hartanto itu menemui sedikit ganjalan. Mabes Polri menyebutkan tak mudah mengungkap kasus ini. Polri dihadapkan pada persoalan tidak adanya perjanjian ekstradisi Indonesia dan Singapura sehingga tak dapat mencampuri urusan penyelidikan.
Tak hanya keluarga yang bersuara. Sejumlah pihak di antaranya Komisi Nasional Perlindungan Anak, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, meminta supaya pemerintah ikut turun tangan menyelesaikan kasus ini. Pasalnya kasus ini menyangkut nama bangsa. Apalagi alumni Sekolah Menengah Atas Kristen 1 BPK Penabur Jakarta ini merupakan mahasiswa pintar serta pernah mewakili Indonesia dalam Olimpiade Matematika di Meksiko pada 2005.
Sekadar diketahui, sebelum meninggal David diketahui melakukan penelitian tentang penggunaan multikamera tiga dimensi. Tujuannya adalah menghasilkan gambar 3D (tiga dimensi) dari objek dengan memproses gambar yang dihasilkan oleh multiple kamera. Jika proyeknya berhasil maka teknologi ini merupakan terobosan baru teknologi di bidang pertahanan dan militer. Bahkan sejumlah pihak menilai, penelitian David itu mempunyai nilai ekonomi dan dapat mengancam rahasia pemerintahan Singapura.
Selain Kedubes RI dan polisi, keluarga lebih khusus meminta peran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Apalagi David termasuk anak yang telah berjasa di bidang pendidikan. "Saya mengharapkan Presiden SBY cepat menangani, memonitor, dan memberikan masukan kepada kepolisian dan persidangan Singapura bahwa fakta sebenarnya David dibunuh bukan sebaliknya. Tolonglah Presiden SBY agar mau mendengar keluh kesah saya," harap Hartanto.
Selama ini pihak keluarga harus kerja keras mencari kebenaran dalam kasus yang terus digelar di sebuah pengadilan di Negeri Singa. Bahkan keluarga membentuk tim verifikasi sendiri untuk menangani kasus yang diduga sebagai bagian dari konspirasi Singapura. Dugaan adanya konspirasi terbaca saat pihak keluarga meminta supaya komputer jinjing David dikembalikan atau minimal dikloning dulu. Namun, keluarga malah diminta untuk meminta izin lebih dulu ke Menteri Luar Negeri Singapura.
Kini keluarga serasa sudah habis. Pengadilan Koroner yang dipimpin Hakim Tunggal Victor Yeo memutuskan bahwa David meninggal akibat bunuh diri. Keputusan ini berakibat kasus kematian David telah dianggap selesai dan dihentikan. Keluarga David sangat kecewa. Hartono merasa, sejak awal aparat Singapura menutup-nutupi dan memutarbalikkan fakta. Dari foto-foto forensik terbukti secara jelas bahwa kaki-kaki pemuda 22 tahun itu telah dipelintir, tangannya tersayat senjata tajam. Selain itu, juga ditemukan fakta bahwa David sudah bersimbah darah di tiga titik: di ruang dosen, di tangga darurat, dan di jembatan kaca.
Kesan yang muncul dalam kasus ini adalah tidak terlihat sama sekali kepedulian yang tinggi dari pemerintah Indonesia dan aparat kepolisian RI untuk mengungkap penyebab kematian David. Padahal, pemerintah dan polisi yang punya tanggung jawab seharusnya tidak boleh langsung percaya keterangan pihak Singapura. Artinya, sejujur-jujurnya pihak Singapura, tetap saja perlu ada kecurigaan terhadap hal-hal yang dilingkupi misteri.
Terkesan, seolah pemerintah Indonesia seperti menerima saja. Pemberitaan sejumlah media massa Indonesia yang menyebutkan masih banyak misteri terhadap kematian David tak direspon secara maksimal. Aparat merasa biasa-biasa saja. Sikap Indonesia ini mengundang banyak pertanyaan. Ada apa dengan pemerintah kita? Apakah pemerintah tak peka dengan warga negara yang ditindas di negara lain? Atau mungkinkah aparat takut kepada Singapura?
Banyak warga berharap pemerintah bergerak cepat mengungkap kasus ini. Indonesia harus memperlihatkan kepada Singapura bahwa setiap warga negara Indonesia dilindungi dan amat dijaga pemerintahnya. Tim Mabes Polri harus terbang ke Negeri Singa melakukan investigasi, mencari tahu faktor apa yang menjadi penyebab kematian warga negara Indonesia itu yang sempat mengharumkan nama bangsa di bidang pendidikan ini.
David bisa dikategorikan sebagai manusia penting bagi Indonesia karena rekam jejaknya. Di usia muda, prestasi gemilang David sudah membuat dunia internasional mengakui kekuatan sumber daya manusia Indonesia. Atas nama Indonesia lelaki yang terkenal periang ini beberapa kali menjadi juara Olimpiade Matematika. Oleh karena itu, meski bukan dari kalangan petinggi, selebritis seperti Manohara, atau golongan kaya raya, sudah selayaknya pemerintah total membantu kasus ini.
Keberadaan David di NTU Singapura bukan hanya karena kehebatannya di Olimpiade Matematika. David adalah pemegang beasiswa prestasi. Untuk mendapatkan beasisiwa, David harus punya kualifikasi tertentu. Selain itu ia harus lulus tes. Sisi ini menunjukkan bahwa Indonesia mengalami kerugian besar dari sudut potensi warganya.
Dengan fakta ini diketahui bahwa David adalah warga Indonesia yang memiliki bakat kecerdasan khusus. Artinya David termasuk dalam kategori anak cerdas atau jenius. Harus diakui, bahwa negara/pemerintah Indonesia hingga kini masih belum mampu menjaga warga negaranya. Termasuk mereka yang telah mengharumkan nama bangsa dan negara, walaupun berada di luar Indonesia.