Seorang pria berpakaian-hitam membunuh dua orang dan melukai beberapa lainnya dalam serangan di sebuah klab gay di Tel Aviv, Sabtu (1/8) waktu setempat. Demikian diberitakan televisi Israel, Channel Two.
Jurubicara polisi memastikan, peristiwa itu sebagai "suatu aksi kriminal, bukan berlatar politik". Kota terbesar Israel itu pada masa lalu kerap menjadi sasaran serangan orang-orang bersenjama dan bom bunuh diri.
Tel Aviv telah menjadi lokasi berkembangnya kaum penyuka sesama jenis. Tapi homoseksualitas tak disambut baik di daerah-daerah konservatif di negara Yahudi itu. Parade kaum gay tahunan di Jerusalem sering mendapat protes keras dari orang-orang Yahudi ultra-ortodoks.
0 komentar:
Posting Komentar